Nov 28, 2006,11:47 AM
Lesson of Failure
Failure doesn't mean that I'm a failure
It means I've not succeeded yet

Failure doesn't mean I've accomplish nothing
It means I've learned something

Failure doesn't mean I've been a fool
It means I'd enough faith to experiment

Failure doesn't mean I've disgraced
It means I've dared to try

Failure doesn't mean I don't have it
It means I've something to do in different way

Failure doesn't mean I'm inferior
It means I ain't perfect

Failure doesn't mean I've wasted my life
It means that I've an excuse to start over

Failure doesn't mean I should give up
It means I should try harder

Failure doesn't mean that I'll never make it
It means that I need more practice

Failure doesn't mean you've abandoned me

Failure is a postponed succeed

just believe that God be with u

Read more!  
posted by Syahida
Permalink ¤ 0 comments
Nov 22, 2006,9:22 AM
Akhlak Asasi Aktivis Muslim Sejati
Ruhbaanun fillaiil ...........
............... wa fursaanun finnahaar


Seorang aktivis muslim dituntut agar senantiasa membersihkan diri, meluruskan sikap, mempersiapkan akal, mental dan badannya untuk menempuh perjalanan yang sangat panjang. Setelah itu ia dituntut untuk menyebarkan semangat ini kepada orang-orang yang berada di sekitarnya, seperti keluarga, sahabat, dan lingkungannya. Seorang muslim belum bisa dikatakan sebagai aktivis muslim sejati selama ia belum mampu menjalankan hukum dan akhlak Islam, serta berpegang teguh dengan batasan perintah dan larangan yang diajarkan oleh Rasulullah dari Tuhannya.

Dakwah Islam memiliki tabiat bagi setiap orang yang bergabung di dalamnya, berjanji untuk menyebarkannya dan berkorban untuk memperjuangkannya, walaupun kadang terasa amat berat. Maka sangat wajar jika aktivisnya diibaratkan sinyal yang berfungsi untuk memperingatkan manusia ketika ada bahaya mengintai. Ia tidak bisa tidur dengan pulas dan harus siaga setiap saat. Ia juga dituntut untuk mampu mengubah sebuah pengakuan yang teoritis menjadi sebuah praksis ketika dirinya bergabung dalam kafilah ini.

Seorang aktivis muslim memiliki sifat dan karakter yang membedakannya dengan orang lain. Sifat dan karakter tersebut melekat kuat pada dirinya dan mencerminkan kebenaran pada apa yang diusungnya. Berikut beberapa hal yang hendaknya diperhatikan untuk membangun akhlak asasi seorang muslim.

1. Aqidahnya bersih (saliimul 'aqiidah)
2. Akhlaknya solid (Matiinul khuluqi)
3. Ibadahnya benar (Shohiihul I'baadah)
4. Tubuhnya sehat dan kuat (Qowiyyul jismi)
5. Pikirannya intelek (Mutsaqqoful fikri)
6. Jiwanya bersungguh-sungguh (Mujaahadatun nafsi)
7. Mampu berusaha mencari nafkah (Qaadiirun 'alal kasbi)
8. Efisien dalam memanfaatkan waktu (Hariisun 'alal waqti)
9. Bermanfaat bagi orang lain (Naafi'un lighoirihi)
10. Selalu menghindari perkara yang samar-samar (Ba'iidun 'anisy syubuhat)
11. Senantiasa menjaga dan memelihara lisan (Hifdzul lisaan)
12. Selalu istiqomah dalam kebenaran (istiqoomatun filhaqqi)
13. Tunduk pandangan, pelihara kehormatan (Gaddhul bashor wahifdul hurumat)
14. Lemah lembut dan suka memaafkan (Latiifun wahubbul 'afwi)
15. Benar, jujur dan tegas (Al Haq, Al-amanah-wasyja'ah)
16. Selalu yakin dalam tindakan (Mutayaqqinun fil'amal)
17. Rendah hati (Tawadhu')
18. Berpikir positif dan membangun (Al-fikru wal-bina')
19. Senantiasa siap menolong (Mutanaashirun lighoirihi)
20. Bersikap keras terhadap orang-orang kafir (Asysyidda'u 'alal kuffar)

Ayyuhal ikhwah, apakah karakter ini sudah menjadi bagian dari kita sebagai pengusung da'wah? Bukah hanya sekedar retorika, tapi sudah menjadi perbuatan dan fakta? Mengubah pengakuan yang teoritis menjadi sebuah aplikasi praktis?
Wallahu a'lam

Astaghfirullahal'adziim....Semoga tidak kaburo maqtan





Read more!  
posted by Syahida
Permalink ¤ 0 comments
Nov 20, 2006,7:42 PM
Muhasabah
Waktu makin tipis, tapi kesadaran tak bertambah tebal

Waktu kian habis, tapi belum juga sampai pada titik nalar yang benar

Beban makin terasa berat, sementara bekal belum seberapa

Sikap menentukan kedalaman fikiran seseorang

Hidup adalah proses pendewasaan dengan sekian banyak permasalahan

Hidup hanya sekali

Takkan pernah ada kesempatan kedua

Jadikanlah lebih bermakna untuk sebuah tujuan abadi yang kekal

Dengan jembatan kelelahan sebagai sebuah keniscayaan yang akan dilalui


al qayyis man daana nafsahu wa 'amila limaa ba'dal maut (orang yang berakal adalah orang yang selalu mengadakan muhasabah pada dirinya serta berbuat untuk kehidupan sesudah matinya)

Read more!  
posted by Syahida
Permalink ¤ 0 comments
Nov 2, 2006,9:34 AM
Mengapa Seorang Wanita Menangis?
Ada seorang anak laki-laki bertanya pada Tuhannya

"Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"

Allah berfirman

"Ketika aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa"

"Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia, namun harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan"

"Aku memberinya kekuatan dari dalam, untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya"

"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh"

"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anak-anaknya sangat menyakitinya"

"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam setiap kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya"

"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti istrinya, tapi kadang menguji kekuatan dan ketetapan hatinya untuk berada di sisi suaminya tanpa ragu"

"Dan akhirnya aku memberinya air mata untuk dititiskan, ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun diperlukan"

Menangis bukan berarti lemah!!!

(taken from bicaramuslim.com)


Read more!  
posted by Syahida
Permalink ¤ 0 comments